Maksud hadits “Khaatamul Muhajirin”

muhammadOleh: DW

“Ithma’inna ya ’ammii fainnaka khaatamulmuhajirina fil hijrati kama ana khaatamunnabiyyina finnubuwwat”.

Artinya:

“Tenangkanlah hatimu wahai paman, sesungguhnya engkau orang yang hijrahnya terakhir sebagaimana saya adalah penutup dari para nabi-nabi (H. R. Ibnu Asakir dan Asyaasyi, dalam Kanzul ‘Ummal, Alaudin Alhindi, Muassatur Risalah, Beirut, 1989, jld.XIII, hlm. 519, Hadits no. 37339)

Arti dari hadits Khaatamul Muhajirin tsb dikuatkan pula oleh Aliran Ahmadiyah dalam sebuah buku “Bukan Sekedar Hitam Putih” yang ditulis oleh M.A.Suryawan hal42. Dimana dalam buku tersebut tertulis demikian:

“Tentramlah wahai pamanku, sesungguhnya engkau adalah khaatam-ul-muhajiriin dalam hijrah sebagaimana aku adalah khaataman-nabiyyiin dalam kenabian.”

BSHP-2

Namun di dalam buku ahmadiyah lainnya “Kami Orang Islam”, hal.54, Cetakan VI, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1989. Hadits yang sebenarnya tertulis “ya ‘ammi/wahai paman” diselewengkan maknanya menjadi “ya umar/wahai umar”.

kami orang islam12-a

Penggantian serta pemutar balikkan antara Saidina Abbas  dengan Saidina Umar oleh orang ahmadiyah tersebut adalah suatu kedustaan yang sangat keji dan mereka berani berdusta sekedar untuk membuktikan bahwa kata “khaatam” itu artinya bukan terakhir (penutup) dibuktikan oleh mereka dengan hadits yang mereka kutip diatas. Dan hijrahnya umar bukanlah hijrah yang terakhir, karena sesudah hijrahnya Umar masih ada lagi orang yang berhijrah sesudahnya.

Dalam catatan sejarah, memang Saidina Abbas ra dengan keluarga adalah orang yang hijrahnya terakhir ke madinah, bahkan tidak sampai di Madinah karena ditengah jalan bertemu dengan Rasulullah SAW beserta tentaranya yang berangkat dari Madinah menuju Makkah untuk penaklukan Makkah.

Dalam pertemuan di tengah jalan itulah sambil berjabat tangan dengan pamannya saidina Abbas ra, Rasulullah SAW mengucapkan hadits tsb diatas serta langsung menyuruh paman beserta keluarganya untuk kembali lagi ke Makkah sekaligus menjadi perantara antara kaum muslimin (Rasulullah SAW dan tentaranya) dengan tokoh-tokoh Quraisy untuk menyampaikan maksud dan tujuan Rasulullah SAW dan pasukannya yang berangkat ke Makkah tsb (Munawar Khalil, Kelengkapan Tarikh, Juz IIIb, hal.40, cetakan.IV, Th.1983)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. سْمِ اللهِ الرَّحْمـٰنِ الرَّحِيمِ
    Assalamu’alaikum,
    http://www.ahmediye.org/ mengucapkan:
    EID MUBARAK 1 SYAWAL 1431H
    MAAF LAHIR BATIN
    Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: